Tuesday, February 26, 2019

CARA MENGOLAH LIMBAH RUMAH MAKAN JADI PAKAN AYAM


Saya punya peternakan ayam walau masih sekala kecil. Walau begitu, saya juga perlu  menghemat biaya pakan. Untuk itu saya harus bisa menyiasatinya dengan pakan alternatif. 

Ada banyak bahan yang berada di sekitar kita. Misalnya, kangkung yang tumbuh liar di persawahan, keong emas, gedebug pisang, sisa makanan kita. 

Kali ini saya akan mengambil bahan limbah rumah makan. Bagaimana cara mengolahnya jadi pakan berkualitas untuk ayam kita? Ikuti uraian berikut.

1.      Survei  Rumah makan terdekat.
Survei rumah makan terdekat dan cari informasi kemana mereka membuang limbahnya. Jika mereka membuang limbah tersebut di penampungan sementara, mungkin di pinggir jalan yang akan dilewati petugas pemungut sampah,  kita bisa mengambilnya sebelum petugas kebersihan mengambilnya. Biasanya mereka sudah memasukkan sisa-sisa makanan dan sayur itu di kantong plastik, kita tinggal mengambil dan memasukkan kedalam karung yang kita sediakan agar lebih mudah membawa pulang.

2.      Bersihkan

Setelah tiba di rumah, kita sediakan tempat untuk menampung limbah tadi, lalu kita masukkan limbahnya, dan kita masukkan air untuk membersihkan atau menghilangkan minyak-minyak yang nempel. Karena kalau tidak dibersihkan, kurang bagus untuk ternak kita.

3.     Lakukan penyurteran.

Pisahkan sampah plastik atau bahan yang tidak manfaat lainnya, masukkan ke tempat yang sudah kita sediakan, pisahkan juga sayuran  dan letakkan juga di tempat khusus, begitu juga dengan daging ayam atau ikan. Untuk sisa makan seperti nasi, bisa kita biarkan tiriskan di baskom. Melakukan penyurteran ini kita lakukan untuk memudahkan kita menghaluskan sayur dan daging ayam tadi.

4.     Haluskan sayur dan ayam atau bahan lainnya.

Haluskan sayur dulu atau ayam dulu terserah, yang penting jangan dicampur. Untuk sayur lebih mudah menghaluskannya. Untuk ayam, kita haluskan dengan tulang-tulangnya.
5.     Semua bahan, masukkan ke satu wadah.

6.     Tambahkan air bekas cucian beras.

7.      Tutup rapat wadah tadi.

8.  Diamkan  minimal 24 jam, untuk proses fermentasi.

Cara Mengolah Menjadi Pakan

1.      Tiriskan limbah yang sudah kita diamkan selama 24 jam tadi.
2.      Lalu, kita campur dengan dedak atau bekatul. Aduk hingga rata.
Hasil olahannya,  jangan terlalu kering dan jangan juga terlalu basah.
3.      Setelah selesai, masukkan ke tempat khusus seperti ember bekas cat atau yang lainnya.
4.       Lalu, tutup rapat dan diamkan kembali sampai minimal 24 jam.
5.       Pakan pun siap diberikan ke ternak kita.

Pakan fermentasi ini berhasil jika aromanya harum seperti tape.

Untuk lebih jelasnya bisa Anda simak di video You Tube saya di bawah ini.